Skip to main content

Guratanku.. Untukmu..

Kini putri mu telah tumbuh menjadi gadis dewasa, terimakasih untuk kasih sayang mu sebelum aku ada hingga saat ini, terimaksih telah mendidik ku, tumbuh menjadi dewasa seperti sekarang,,

Pak, Bu
usia mu telah menua, aku takut saat nanti aku tak bisa merawat mu, seperti dlu engkau dengan sabar merawatku.
Tak bisa menemani hari tua mu,,

Sebentar lagi ada laki laki yang datang bersama orang tua nya, meminta ijin dan restu mu untuk menjadi pendamping hidupku,
Aku senang, akhir nya dia yang aku sayangi memberi kepastian untuk ku.

 

Tapi..

 

Aku sedih dan takut, saat nanti aku telah memutuskan untuk hidup bersamanya, menjalani kehidupan baru, rutinitas baru dan akhirnya keterbatasan waktu ku untuk bercerita sama bapak dan ibu, keterbatasan waktu ku untuk pulang berkunjung kerumah mu,

 

Ibu,
Aku takut saat nanti aku gak bisa sabar menghadapi dia, saat nanti aku lelah dengan rutinitas ku, aku takut tak bisa menjadi yang terbaik seperti yang dia inginkan.
Aku takut mengecewakan dia.

Bapak,
Dia yang aku pilih sama sabar nya seperti mu, dia gak pernah marah sma aku terkecuali ak bnr” yang salah, dia merawat ku saat ak sakit, dia terlalu khawatir sma seperti mu saat ak sakit,
Bapak, dia juga terlalu memanjakan ku sma seperti mu. Semoga pilihan ku ini tak pernah salah

Bapak, ibu..
Terimakasih, engkau udh menerima nya dtang kerumah kita, menyambutnya begitu hangat..
Terimakasih atas restu mu untuk hubungan ini.
Aku janji akan jadi yang terbaik seperti yang dia inginkan.

Untuk mu yang telah memilih ku.
Terimakasih, kamu udah nepati komitmen mu untuk serius dengan ku.
Terimakasih kamu udah berubah menjadi lelaki yang hanya memilih 1hati.
Terimakasih dan terimakasih.
Maaf jika sampai saat ini aku masih egois dalam menjalani hubungan ini,
Tapi aku mash terus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi, menjadi seperti yang kamu mau.

Facebook Comments